RSS

Arsip Bulanan: Juni 2015

GAYA KEPEMIMPINAN

Gaya kepemimpinan menjadi faktor Utama dalam menentukan kegagalan pemimpin suatu organisasi. Gaya pemimpin yang tidak cocok  dengan strategi pengembangan organisasi, cenderung kaku, tidak bisa menyesuaikan dengan yang dipimpin, sehingga menurunkan bahkan memadamkan semangat, serta loyalitas followernya. Yang terjadi adalah  produktivitas turun, beberapa orang menjadi resah, dan selanjutnya dengan senang hati mereka mengundurkan diri.
LANGKAH REAL MENJADI SEORANG PEMIMPIN
Seorang yang menjadi seorang pemimpin harus bisa melaksanakan suatu tugas pemimpin salah satunya mengambil keputusan. Karena itu seorang  pemimpin seharunya memiliki sikap yang kuat karena setiap keputusan sering kali tidak memuaskan semua pihak.Beberapa langkah real menurut saya adalah :
1. Komunikasi
 Menjaga komunikasi antar anggota dan pemimpin sangat diperlukan sebagai tolak ukur keberhasilan suatu kepemimpinan. Selain itu untuk  menghilangkan rasa sungkan ,sehingga tercipta suatu kondisi yang akrab antar pemimpin dan yang dipimpin
2. Tidak membesarkan masalah yang kecil
 Terkadang seorang pemimpin perlu memberikan suatu solusi praktis terhadap beberapa masalah yang tidak memerlukan perundingan, sehingga tidak menghamburkan waktu. Walaupun begitu seorang  pemimpin tidak boleh mengabaikan masalah kecil begitu saja
3. Contoh
Pemimpin menjadi gambaran keadaan suatu organisasi,maka dari itu  pemimpin harus memberikan contoh yang baik terhadap bawahannya agar organisasi berjalan ke arah yang lebih positif
Bila saya menjadi pemimpin di sebuah organisasi, saya akan memimpin dengan cara saya sendiri yaitu ketegasan, kedisiplinan, dan segalanya yang perlu dilakukan oleh pemimpin yang baik.
sumber:
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juni 18, 2015 in Uncategorized

 

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPEMIMPINAN

Keberhasilan atau kegagalan dari hasil kepemimpinan seseorang dapat diukur atau ditandai oleh empat hal, yaitu : moril, disiplin, jiwa korsa (esprit de corps), dan kecakapan.
1. Moril
 : moril adalah keadaan jiwa dan emosi seseorang yang mempengaruhi kemauan untuk melaksanakan tugas dan akan mempengaruhi hasil pelaksanaan tugas perorangan maupun organisasi.Faktor-faktor yang mempengaruhi moril adalah :1. kepemimpinan atasan.2. kepercayaan dan keyakinan akan kebenaran.3. penghargaan atas penyelesaian tugas.4. solidaritas dan kebanggaan organisasi.5. pendidikan dan latihan.6. kesejahteraan dan rekreasi.7. kesempatan untuk mengembangkan bakat.8. struktur organisasi.9. pengaruh dari luar.
2. Disiplin
 : disiplin adalah ketaatan tanpa ragu-ragu dan tulus ikhlas terhadap perintah atau petunjuk atasan serta peraturan yang berlaku. Disiplin yang terbaik adalah disiplin yang didasarkan oleh disiplin pribadi.
3. Jiwa korsa
 : jiwa korsa adalah loyalitas, kebanggan dan antusiasme
 yang tertanam pada anggota termasuk pimpinannya terhadap organisasinya. Dalam suatu organisasi yang mempunyai jiwa korsa yang tinggi, rasa ketidakpuasan bawahan dapat dipadamkan oleh semangat organisasi.
4. Kecakapan
 : kecakapan adalah kepandaian melaksanakan tugas dengan hasil yang baik dalam waktu yang singkat dengan menggunakan tenaga dan sarana yang seefisien mungkin serta berlangsung dengan tertib. Pengetahuan dan kecakapan yang dimiliki pimpinan dapat diperoleh dari  pendidikan, pelatihan, inisiatif dan pengembangan pribadi serta pengalaman tugas.

Faktor Faktor Dalam Kepemimpinan :

  1. Pemimpin 

Dalam kaitannya dengan Kepemimpinan, Pemimpin memang merupakan faktor esensial dari Proses Kepemimpinan itu sendiri. Serta Pemimpin itu memang harus mengerti apa yang harus dia tahu dan apa yang harus dia perbuat, atau istilah lainnya The Right Man on The Right Place.

  1. Pengikut (Followers)

Adalah salah satu faktor kepemimpinan yang membuat Faktor pertama itu ada. Karena tanpa adanya Pengikut, otomatis Pemimpin pun tak ada. Oleh karena itu Faktor Kepemimpinan dalam Pengikut ini lebih cenderung pengertian akan apa saja yang Followers inginkan sehingga sebuah satuan fungsi manajemen bisa berjalan sesuai dengan apa yang kita inginkan. Serta ada pula yang mengatakan kalau berbeda Pemimpin maka berbeda pula gaya kepemimpinannya. Oleh karena itu Pengikut disini memang harus menyesuaikannya dengan cepat.

  1. Komunikasi

Salah satu hal yang menjembatani antara Pemimpin dan Pengikut adalah proses Komunikasi itu sendiri. Dengan adanya komunikasi. Hubungan kerja antara dua belah pihak baik atasan maupun bawahan dapat sinergis dan berjalan sesuai dengan apa yang telah dirancangkan sebelumnya.

  1. Situasi

Dalam sebuah situasi tertentu, terkadang kita diharusnkan untuk bertindak secara cepat dan refleks untuk menyelesaikannya. Oleh karena itu kondusifitas situasi antara Atasan dan Bawahan memang harus saling dikuatkan agara selalu terjadi kondisi situasi yang nyaman dan kondusif.

sumber:

http://erlanggaba.blogspot.com/2013/06/faktor-yang-mempengaruhi-kepemimpinan.html

http://www.academia.edu/7119898/Faktor_Kepemimpinan

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juni 18, 2015 in Uncategorized

 

ARTI PENTING KEPEMIMPINAN

Kepemimpinan adalah proses memengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi. Cara alamiah mempelajari kepemimpinan adalah “melakukannya dalam kerja” dengan praktik seperti pemagangan pada seorang seniman ahli, pengrajin, atau praktisi.Dalam hubungan ini sang ahli diharapkan sebagai bagian dari peranya memberikan pengajaran/instruksi.

Kebanyakan orang masih cenderung mengatakan bahwa pemimipin yang efektif mempunyai sifat atau ciri-ciri tertentu yang sangat penting misalnya, kharisma, pandangan ke depan, daya persuasi, dan intensitas. Dan memang, apabila kita berpikir tentang pemimpin yang heroik seperti Napoleon, Washington, Lincoln, Churcill, Sukarno, Jenderal Sudirman, dan sebagainya kita harus mengakui bahwa sifat-sifat seperti itu melekat pada diri mereka dan telah mereka manfaatkan untuk mencapai tujuan yang mereka inginkan

Berikut ini beberapa pendapat yang dikemukakan oleh para ahli mengenai definisi kepemimpinan :

1. George R. Terry (yang dikutip dari Sutarto, 1998 : 17)
Kepemimpinan adalah hubungan yang ada dalam diri seseorang atau pemimpin, mempengaruhi orang lain untuk bekerja secara sadar dalam hubungan tugas untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

2. Ordway Tead (1929)
Kepemimpinan sebagai perpaduan perangai yang memungkinkan seseorang mampu mendorong pihak lain menyelesaikan tugasnya.

3. Rauch & Behling (1984)
Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi aktifitas-aktifitas sebuah kelompok yang diorganisasi ke arah pencapaian tujuan.

4. Katz & Kahn (1978)
Kepemimpinan adalah peningkatan pengaruh sedikit demi sedikit pada, dan berada diatas kepatuhan mekanis terhadap pengarahan-pengarahan rutin organisasi.
5. Hemhill & Coon (1995)
Kepemimpinan adalah perilaku dari seorang individu yang memimpin aktifitas-aktifitas suatu kelompok kesuatu tujuan yang ingin dicapai bersama (shared goal).

6. William G.Scott (1962)
Kepemimpinan adalah sebagai proses mempengaruhi kegiatan yang diorganisir dalam kelompok di dalam usahanya mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan.

7. Stephen J.Carrol & Henry L.Tosj (1977)
Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi orang-orang lain untuk melakukan apa yang kamu inginkan dari mereka untuk mengerjakannya.

8. Dr. Thomas Gordon “ Group Centered Leadership”. A way of releasing creative power of groups.
Kepemimpinan dapat dikonsepsualisasikan sebagai suatu interaksi antara seseorang dengan suatu kelompok, tepatnya antara seorang dengan anggota-anggota kelompok setiap peserta didalam interaksi memainkan peranan dan dengan cara-cara tertentu peranan itu harus dipilah-pilahkan dari suatu dengan yang lain. Dasar pemilihan merupakan soal pengaruh, pemimpin mempengaruhi dan orang lain dipengaruhi.

9. Tannenbaum, Weschler,& Massarik (1961)
Kepemimpinan adalah pengaruh antar pribadi, yang dijalankan dalam situasi tertentu, serta diarahkan melalui proses komunikasi, kearah pencapaian satu atau beberapa tujuan tertentu.

10. P. Pigors (1935)
Kepemimpinan adalah suatu proses saling mendorong melalui keberhasilan interaksi dari perbedaan perbedaan individu, mengontrol daya manusia dalam mengejar tujuan bersama.

sumber:

https://id.wikipedia.org/wiki/Kepemimpinan

http://kepemimpinan-fisipuh.blogspot.com/2009/03/definisi-kepemimpinan.html

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juni 18, 2015 in Uncategorized